Wisata Nusantara
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bandung. Tampilkan semua postingan

Tari Topeng di Jalan Braga Bandung
















Tidak sengaja waktu itu, ketika aku dan sahabatku berwisata ke bandung dan sore itu menyempatkan diri berjalan sambil jepret sana jepret sini di jalan braga Jalan Braga adalah nama sebuah jalan utama di kota Bandung, Indonesia. Nama jalan ini cukup dikenal sejak masa pemerintahan Hindia-Belanda. Sampai saat ini nama jalan tersebut tetap dipertahankan sebagai salah satu maskot dan obyek wisata kota Bandung yang dahulu dikenal sebagai Parijs van Java. eh tiba tiba datang mobil menurunkan soundsistem dan orang memakai topeng ini, sungguh indah tariannya dan dilakukan oleh orang yang profesional waktu itu juga sempat merekam dan berwawancara dengan orangnya ternyata mereka sedang mempromosikan kesenian tari topeng yang sedah langka itu agar masyarakat kenal lagi bahwa kesenian indonesia tidak hanya itu-itu saja namun juga tari topeng yang melegenda ini.

Jalan braga di bandung tidak jauh berbeda dengan kota lama yang ada di semarang, kawasan ini sangat unik cocok untuk pre wedding dan foto foto disore hari, namun terkadang jalan ini macet jika disore hari apalagi jika hari minggu atau hari lubur besar.

Lingkungan Jalan Braga Bandung
Di sisi kanan kiri Jalan Braga terdapat kompleks pertokoan yang memiliki arsitektur dan tata kota yang tetap mempertahankan ciri arsitektur lama pada masa Hindia Belanda. Tata letak pertokoan tersebut mengikuti model yang ada di Eropa sesuai dengan perkembangan kota Bandung pada masa itu (1920-1940-an) sebagai kota mode yang cukup termasyhur seperti halnya kota Paris pada saat itu. Di antara pertokoan tersebut yang masih mempertahankan ciri arsitektur lama adalah pertokoan Sarinah, Apotek Kimia Farma dan Gedung Merdeka (Gedung Asia Afrika yang dulunya adalah gedung Societeit Concordia). Model tata letak jalan dan gedung gedung pertokoan dan perkantoran yang berada di Jalan Braga juga terlihat pada model jalan-jalan lain di sekitar Jalan Braga seperti Jalan Suniaraja (dulu dikenal sebagai Jalan Parapatan Pompa) dan Jalan Pos Besar (Postweg)('sekarang Jalan Asia-Afrika') yang dibangun oleh Gubernur Jendral Herman Willem Daendels pada tahun 1811, di depan Gedung Merdeka.

Sejarah Jalan Braga
Awalnya Jalan Braga adalah sebuah jalan kecil di depan pemukiman yang cukup sunyi sehingga dinamakan Jalan Culik karena cukup rawan, juga dikenal sebagai Jalan Pedati (Pedatiweg) pada tahun 1900-an. Jalan Braga menjadi ramai karena banyak usahawan-usahawan terutama berkebangsaan Belanda mendirikan toko-toko, bar dan tempat hiburan di kawasan itu seperti toko Onderling Belang. Kemudian pada dasawarsa 1920-1930-an muncul toko-toko dan butik (boutique) pakaian yang mengambil model di kota Paris, Perancis yang saat itu merupakan kiblat model pakaian di dunia. Dibangunnya gedung Societeit Concordia yang digunakan untuk pertemuan para warga Bandung khususnya kalangan tuan-tuan hartawan, Hotel Savoy Homann, gedung perkantoran dan lain-lain di beberapa blok di sekitar jalan ini juga meningkatkan kemasyhuran dan keramaian jalan ini.

Namun sisi buruknya adalah munculnya hiburan-hiburan malam dan kawasan lampu merah (kawasan remang-remang) di kawasan ini yang membuat Jalan Braga sangat dikenal turis. Dari sinilah istilah kota Bandung sebagai kota kembang mulai dikenal. Sehingga perhimpunan masyarakat warga Bandung saat itu membuat selebaran dan pengumuman agar "Para Tuan-tuan Turis sebaiknya tidak mengunjungi Bandung apabila tidak membawa istri atau meninggalkan istri di rumah".

Di beberapa daerah dan kota-kota yang berdiri serta berkembang pada masa Hindia Belanda, juga dikenal nama jalan-jalan yang dikenal seperti halnya Jalan Braga di Bandung seperti Jalan Kayoetangan di kota Malang yang juga cukup termasyhur dikalangan para Turis terutama dari negeri Belanda juga Jalan Malioboro di Yogyakarta dan beberapa ruas jalan di Jakarta. Namun sayangnya nama asli jalan ini tidak dipertahankan atau diubah dari nama sebelumnya yang dianggap populer seperti halnya Jalan Kayoetangan di kota Malang diganti menjadi Jalan Basuki Rahmat.

Disekitar Jl Braga banyak terdapat seniman seniman lukis, dan kerajinan tangan disana juga ada rumah makan yang murah.

Read More... http://note-adventure.blogspot.com/

Wisata Bandung yang Wajib di Kunjungi

Gedung sate
Siapa sih yang tidak mengenal bandung, kota bandung terkenal dengan bandung lautan api, ada banyak tempat wisata bersejarah  yang ada di bandung, seperti museum asia afrika, kota lama, gedung sate, terus apa lagi ya pokoknya banyak banget nyesel deh kalau belum pernah kebandung soalnya disana menyimpan berjuta-juta keunikan.

Bagi agan agan yang ingin bertraveling atau berwisata ke Bandung sebaiknya jauh-jauh hari sudah dipersiapkan, baik peralatan, pakaian, dan lain-lain serta memilih lokasi mana yang cocok untuk kita kunjungi, karena ada buanyak banget wisata yang ada di bandung.

Berikut ini ada Banyak Tempat Wisata di Bandung Yang Wajib Anda Kunjungi 

Kawah Putih Ciwidey
Kawah Putih bandung


Terletak di Ciwidey, sekitar 50 KM di selatan Bandung, Kawah Putih Ciwidey adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang paling populer, terutama di kalangan pecinta wisata alam. Kawah Putih Ciwidey, sesuai dengan namanya adalah sebuah kawah vulkanik dengan tanah yang bewarna putih. Warna putih ini karena terdapat kandungan belerang pada tanahnya. Keunikan utama dari kawah putih adalah airnya yang selalu berubah warna.

Gunung Tangkuban Perahu

Berada sekitar 20 KM di utara kota Bandung, Gunung Tangkuban Perahu adalah gunung berapi yang terletak di Lembang. Keunikan dari Gunung Tangkuban Perahu adalah bentuknya yang menyerupai sebuah perahu terbalik, sesuai dengan legenda yang mengatakan bahwa Gunung Tangkuban Perahu berasal dari perahu yang ditendang hingga terbalik oleh Sangkuriang. Gunung Tangkuban Perahu adalah sebuah tempat wisata alam yang sudah menjadi salah satu tempat wisata di Bandung yang paling terkenal.

Trans Studio Bandung


Trans Studio Bandung adalah sebuah kawasan wisata rekreasi permainan yang berlokasi menyatu dengan Trans Studio Mall (dahulu bernama Bandung Super Mall). Secara simpel, Trans Studio Bandung adalah Dufan versi dalam ruangan. Trans Studio Bandung adalah salah satu kawasan permainan dalam ruangan yang terbesar di dunia dengan lebih dari 20 jenis permainan yang seru. Harga tiket masuk adalah 150,000 Rupiah (Senin hingga Jumat), dan 250,000 Rupiah pada hari Sabtu dan Minggu. Selain menyatu dengan mall, Trans Studio Bandung juga menyatu dengan 2 hotel kelas internasional sehingga tidak perlu repot bila anda ingin menginap.

Curug Dago

Curug Dago adalah sebuah air terjun yang terletak di Kecamatan Coblong, Dago, Bandung. Air terjun Curug Dago memang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 meter tingginya, namun air terjun tersembunyi ini sangatlah indah dan menarik untuk dilihat. Curug Dago tidak terlalu terkenal di telinga wisatawan, namun tidak ada salahnya mencoba datang ke Curug Dago.

Pasar Baru

Pasar Baru adalah tempat wisata di Bandung yang cocok bagi pecinta belanja murah meriah. Di Pasar Baru anda akan menemukan berbagai jenis pakaian dan aksesoris dengan harga yang relatif murah. Pasar Baru adalah tempat wisata di Bandung yang paling disukai oleh wisatawan yang berasal dari Malaysia. Untuk dapat mendapatkan barang murah dengan sukses di Pasar Baru, anda harus bisa menawar harga dengan sabar.

Observatorium Bosscha

Observatorium Bosscha adalah sebuah tempat pengamatan bintang yang berlokasi di Lembang, kurang lebih sekitar 15 KM di utara kota Bandung. Apabila dahulu anda pernah menonton film “Petualangan Sherina” maka anda akan merasa familiar dengan tempat ini, karena Observatorium Bosscha merupakan salah satu lokasi pengambilan gambar film tersebut. Apabila anda ingin berkunjung ke Observatorium Bosscha, anda harus mendaftar terlebih dahulu, tidak bisa langsung datang dan masuk begitu saja.

Danau Situ Patenggang

Danau Situ Patenggang berlokasi tidak jauh dari Kawah Putih Ciwidey, Bandung Selatan. Hanya berjarak sekitar 7 KM dari tempat wisata Kawah Putih, Danau Situ Patenggang ramai dikunjungi wisatawan karena pemandangannya yang eksotik. Selain menikmati pemandangan danau sambil berpiknik, anda juga dapat bermain perahu air di Danau Situ Patenggang.

Kampung Gajah

Kampung Gajah yang terletak di Bandung utara merupakan sebuah kawasan wisata terpadu. Apapun jenis wisata yang anda inginkan, dapat anda temukan di Kampung Gajah. Mulai dari wisata belanja, wisata kuliner, hingga berbagai jenis permainan air dan darat dapat anda temukan di Kampung Gajah sehingga kawasan wisata ini sangat cocok untuk keluarga.

Air Panas Ciater

Air Panas Ciater adalah salah satu tempat wisata di Bandung yang paling ramai dikunjungi wisatawan karena selain berfungsi sebagai sarana rekreasi, Air Panas Ciater juga mempunyai pengaruh kesehatan bagi anda. Terletak sekitar 30 KM di utara kota Bandung, sumber Air Panas Ciater berasal dari sebuah kawah aktif di Gunung Tangkuban Perahu. Berendam di air belerang Ciater sangat cocok bagi anda yang ingin beristirahat sejenak.

Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung yang berlokasi dekat dengan ITB mungkin bukan pilihan utama bagi wisatawan Jakarta karena di Jakarta pun terdapat kebun binatang, namun apabila anda memiliki anak kecil tidak ada salahnya mencoba berkunjung ke Kebun Binatang Bandung karena biasanya anak-anak sangat suka melihat hewan. Selain berfungsi sebagai tempat wisata di Bandung, kebun binatang ini juga berfungsi sebagai tempat menambah pengetahuan tentang hewan. Harga tiket masuk Kebun Binatang Bandung tidaklah mahal, hanya 20,000 Rupiah per orang.

Rumah Mode

Rumah Mode adalah nama sebuah factory outlet yang paling terkenal di Bandung. Berlokasi di Jalan Setiabudi, Rumah Mode merupakan factory outlet terbesar, terlengkap, dan teramai di Bandung. Suasana belanja di Rumah Mode sangatlah nyaman dan bersih, sehingga sangat cocok untuk mereka yang suka wisata belanja. Barang-barang yang ditawarkan di Rumah Mode yaitu pakaian, sepatu, tas, dan hal-hal lain yang berbau fashion. Kebanyakan dari barang-barang di Rumah Mode adalah barang sisa export sehingga bisa anda dapatkan dengan harga relatif murah.

Saung Angklung Udjo

Saung Angklung Udjo adalah sebuah tempat pertunjukan seni dan budaya yang bersifat edukatif. Dengan berkunjung ke Saung Angklung Udjo kita akan lebih mengenal seni dan budaya Sunda dengan alat musiknya yang terbuat dari bambu. Sesuai dengan namanya, Saung Angklung Udjo memfokuskan diri ke pelestarian budaya angklung yang sekarang ini sudah mulai dilupakan. Acara yang dapat dilihat di Saung Angklung Udjo adalah wayang golek, helaran, tari topeng, dan orkestra angklung. Setiap sore di Saung Angklung Udjo selalu diadakan pentas seni rutin.

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung adalah sebuah museum yang berlokasi di Jalan Diponegoro, dekat dengan Gedung Sate. Seperti selayaknya sebuah museum, Museum Geologi Bandung adalah sumber ilmu yang cocok untuk anak-anak. Selain sebagai sumber ilmu, Museum Geologi Bandung juga sangat menyenangkan bagi anak-anak karena di sini mereka dapat melihat fosil dinosaurus. Untuk masuk ke Museum Geologi Bandung anda tidak perlu membayar mahal.

Paskal Food Market

Paskal Food Market adalah tempat wisata di Bandung favorit saya. Paskal Food Market merupakan pusat wisata kuliner bandung dengan jumlah kios makanan yang sangat banyak. Dengan lebih dari 1,000 menu makanan dan minuman, Paskal Food Market adalah pusat kuliner terbesar di Bandung. Paskal Food Market berlokasi di Jalan Pasir Kaliki.

Kebun Strawberry Ciwidey

Kebun Strawberry Ciwidey adalah tempat di mana anda dapat melihat dan berjalan-jalan di kebun strawberry. Selain itu anda juga dapat memetik buah strawberry sendiri. Strawberry yang telah anda petik itu kemudian akan ditimbang dan anda harus membayar sesuai dengan berat strawberry yang telah anda petik. Saran saya datanglah pada musim kemarau karena kualitas strawberry lebih bagus dari pada saat musim hujan.

JANGAN LUPA KOMENTAR YA, DAN SHARE 
Read More... http://note-adventure.blogspot.com/